Kedewasaan seseorang sejatinya tidak dilihat dari usia. Kedewasaan yang hakiki dilihat dari seberapa bijak seseorang dalam bertutur kata, mengambil keputusan, dan mengendalikan egonya. Dewasa bukan berarti cerdas secara intelektual. Seseorang yang cerdas secara intelektual, mungkin dia dapat memperoleh segala sesuatu yang dia inginkan, namun belum tentu apa yang dia inginkan selalu berdampak baik untuk dirinya. Nyatanya banyak orang-orang yang notebene berpendidikan tinggi namun mereka seringkali salah jalan. Menipu seringkali dilakukan oleh orang-orang yang hanya cerdas secara intelektual. Berbagai pemberiataan seringkali menyinhgkap fenomena tentang para pejabat yang salah menggunakan wewenang, penegak hukum yang tidak adil, dan para guru yang tidak proporsional dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Di samping itu, sebagian besar faktor penentu kedewasaan seseorang adalah melalui sikap yang mereka tunjukkan ketika berada di lingkungan sekitar.
Menjadi dewasa bukanlah perkara yang mudah. Menjadi dewasa membutuhkan proses yang teramat panjang. Menjadi dewasa butuh berbagai pengalaman hidup yang menantang dan complecateed. Menjadi dewasa merupakan sebuah pilihan. Seseorang yang mengklaim dirinya sudah dewasa sejatinya dia bukanlah seorang yang dewasa.
.......................... (to be continue)
Minggu, 04 Juni 2017
Sabtu, 20 Mei 2017
Menjadi Diri Sendiri
Menjadi Diri Sendiri
Sejatinya di dunia ini tidak ada manusia yang terlahir dengan sempurna. Tuhan memberikan keunikan dalam diri setiap manusia. Tuhan menganugerahkan suatu kelebihan kepada setiap hambanya. Namun terkadang manusia hanya sibuk mengeluhkan atas kelemahannya dan enggan untuk menggali potensi dan kelebihan yang tumbuh dalam dirinya. Pesimis, minder atau kurang percaya diri pasti pernah dirasakan oleh setiap manusia. Sejatinya hakikat kehidupan itu adalah sebuah perjuangan. So, jika kamu sekarang masih merasa minder dan kurang percaya diri, ayo mulai dari sekarang berlatih dengan sekeras mungkin untuk dapat merubahnya. Karena semua tergantung dalam diri kamu. Jika kamu menginginkan untuk menjadi pribadi yang berkualitas, maka urungkan perasaan kamu untuk menyerah dalam memperbaiki diri untuk menjadi pribadi yang berkualitas. Teruslah gali potensi yang ada dalam diri kamu, teruslah belajar mencari pengalaman. Yakin bahwa Tuhan senantiasa menyertaimu dan sayang kepada dirimu. Yakinkan dalam diri kamu bahwa suatu saat kebahagiaan akan menghampiri dirimu. Ayo mulai dari sekarang belajar untuk lebih percaya diri dan menjadi diri sendiri yang jujur dan apa adanya.
Sejatinya di dunia ini tidak ada manusia yang terlahir dengan sempurna. Tuhan memberikan keunikan dalam diri setiap manusia. Tuhan menganugerahkan suatu kelebihan kepada setiap hambanya. Namun terkadang manusia hanya sibuk mengeluhkan atas kelemahannya dan enggan untuk menggali potensi dan kelebihan yang tumbuh dalam dirinya. Pesimis, minder atau kurang percaya diri pasti pernah dirasakan oleh setiap manusia. Sejatinya hakikat kehidupan itu adalah sebuah perjuangan. So, jika kamu sekarang masih merasa minder dan kurang percaya diri, ayo mulai dari sekarang berlatih dengan sekeras mungkin untuk dapat merubahnya. Karena semua tergantung dalam diri kamu. Jika kamu menginginkan untuk menjadi pribadi yang berkualitas, maka urungkan perasaan kamu untuk menyerah dalam memperbaiki diri untuk menjadi pribadi yang berkualitas. Teruslah gali potensi yang ada dalam diri kamu, teruslah belajar mencari pengalaman. Yakin bahwa Tuhan senantiasa menyertaimu dan sayang kepada dirimu. Yakinkan dalam diri kamu bahwa suatu saat kebahagiaan akan menghampiri dirimu. Ayo mulai dari sekarang belajar untuk lebih percaya diri dan menjadi diri sendiri yang jujur dan apa adanya.
Langganan:
Komentar (Atom)